BERNAS & JERNIH MELIHAT DUNIA
EKONOMI
Home » Blog » Kebun Teh Wonosari: Bentangan Semak Hijau di Lereng Gunung Arjuno

Kebun Teh Wonosari: Bentangan Semak Hijau di Lereng Gunung Arjuno

Catatan: Benediktus Kasman

“Jika kamu kedinginan, teh akan menghangatkanmu; jika depresi, ia akan menghiburmu; jika bersemangat, ia menenangkanmu”-William Ewart Gladstone (1809-1898).

Pengalaman manfaat menikmati minuman teh berbeda-beda misalnya mulai dari rakyat biasa dan pemikir hingga kalangan pemimpin. W.E. Gladstone, Perdana Menteri Britania Raya menuangkan pengalamannya dalam nukilan tersebut di atas dengan bahasa indah.

Minuman teh tersaji itu bersumber dari bentangan kebun petani atau perkebunan perusahaan. Di negeri Indonesia ada di wilayah tertentu. Salah satunya terdapat Wonosari. Lokasi ini merupakan

hamparan kebun teh dan salah satu tempat tujuan berwisata. Tumbuh di tanah berbukit dataran tinggi. Tanaman teh bukan pohon tinggi melainkan semak hijau di lereng gunung. Tunas mudanya dipetik untuk diolah industri hingga menjadi bahan siap saji yang diseduh di cangkir minuman.

Seksi Gender DPP Habi Gelar Sosialisasi Kesehatan Reproduksi dan Manajemen Keuangan Keluarga

Tak hanya hamparan tanaman teh, tetapi juga menjadi salah satu tujuan bertamasya keluarga saat liburan atau wisata edukasi rantai berkebun teh yang berkelanjutan.

Era 1980-an mulai dibuka untuk umum sebagai tempat rekreasi keluarga. Tersedia proses pengolahan teh di pabrik, taman bermain, jalur hiking, tempat minuman dan penginapan.

Berada di kebun teh Wonosari bikin memori terpaut pada secangkir minuman teh yang diseduh dinikmati dalam setiap kesempatan. Bentangan tanaman teh menyuguhkan nuansa alam

menyenangkan bagi keluarga atau buat siapa saja yang berkunjung.

Kebun teh seluas sekitar 1.144 hektar. Hamparan lahan berada pada ketinggian antara 950-1.250 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Konggregasi St. Ana Paroki Habi Nyalakan Api Iman Lewat Lomba Kitab Suci dan Liturgi

Lahan ditata berupa blok-blok mengikuti keadaan lokasi. Jalan dibangun saling terhubung untuk dapat dilalui pejalan kaki, kendaraan roda dua, dan roda empat hingga roda enam.

Wisata agro wonosari di puncak kebun teh bernama bukit Kuneer. Aneka pilihan tersedia di kebun teh. Rasa bosan pun terhalau ketika mata memandang Gunung Arjuno yang meletus pada 1952 berada di ketinggian 3.339 mdpl (“10 Gunung Tertinggi di Jawa”. www.eigeradventure.com diakses 27/8/2026)

Berdiri pada 1910 oleh Belanda. Lokasi ini sebelumnya ditanami tanaman kina dan kemudian ditanami teh dan memroduksi teh celup. Semuanya dikelola perusahaan kolonial bernama NV. Cultuur

Maatschappij dan merupakan kebun teh pertama di Jawa Timur.

Pada 1957 menjadi bagian dari PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) XII. Kini PT Perkebunan Nusantara XII juga dikenal dengan nama PTPN XII adalah Perseroan Terbatas dengan komposisi kepemilikan saham meliputi Pemerintah Republik Indonesia sebesar 10% dan PT Perkebunan Nusantara III (Persero) sebesar 90%. Luas lahan sekitar 528 ha dengan jenis tanaman teh Sinensis dan teh Assamica. (https://ptpn1reg5.com, diakses 26/8/2026).

Taman Doa Karmel: Kepingan Firdaus untuk Percakapan Manusia Beriman dengan Tuhan

Wonosari dalam bahasa Jawa terbentuk dari kata wono atau wana berarti hutan dan kata sari

bermakna inti, pusat, putik bunga nan indah. Wonosari mempunyai arti hutan yang indah dan berdaya pikat tersendiri. (https://wonosari-kalikajar.desa.id, diakses 27/8/2026).

Berjarak sekitar 28 km dari kota Malang dan 6 km dari kota Lawang atau 8 km dari pintu keluar Tol Lawang, 83,6 km dari Surabaya. (https://www.idntimes.com, diakses 28/8/2026). Alamat wisata

berlokasi di Bodean RT/RW 04/07, Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Ditanami jenis teh Sinensis dan teh Assamica (https://www.detik.com, diakses 28/8/2026)

Disini hati terasa betah. Pikiran sumpek sempit terhalau di hadapan kebun teh. Telinga mendengar decak kagum. Mulut berbicara tema-tema serba indah. Segalanya dibentuk para pemikir di masa silam agar teh dijadikan salah satu minuman bagi segenap suku bangsa manusia di dunia. Dan tentang teh pernah dikemukakan:

“Secangkir teh adalah sebuah alasan untuk berbagi pemikiran hebat dengan orang-orang berpemikiran hebat”- Christina Re, desainer dan pengusaha asal Australia.

Randu Agung, Selasa, 25 Agustus 2026

“Jika kamu kedinginan, teh akan menghangatkanmu; jika depresi, ia akan menghiburmu; jika bersemangat, ia menenangkanmu”-William Ewart Gladstone (1809-1898).

Pengalaman manfaat menikmati minuman teh berbeda-beda misalnya mulai dari rakyat biasa dan pemikir hingga kalangan pemimpin. W.E. Gladstone, Perdana Menteri Britania Raya menuangkan pengalamannya dalam nukilan tersebut di atas dengan bahasa indah.

Minuman teh tersaji itu bersumber dari bentangan kebun petani atau perkebunan perusahaan. Di negeri Indonesia ada di wilayah tertentu. Salah satunya terdapat Wonosari. Lokasi ini merupakan

hamparan kebun teh dan salah satu tempat tujuan berwisata. Tumbuh di tanah berbukit dataran tinggi. Tanaman teh bukan pohon tinggi melainkan semak hijau di lereng gunung. Tunas mudanya dipetik untuk diolah industri hingga menjadi bahan siap saji yang diseduh di cangkir minuman.

Tak hanya hamparan tanaman teh, tetapi juga menjadi salah satu tujuan bertamasya keluarga saat liburan atau wisata edukasi rantai berkebun teh yang berkelanjutan.

Era 1980-an mulai dibuka untuk umum sebagai tempat rekreasi keluarga. Tersedia proses pengolahan teh di pabrik, taman bermain, jalur hiking, tempat minuman dan penginapan.

Berada di kebun teh Wonosari bikin memori terpaut pada secangkir minuman teh yang diseduh dinikmati dalam setiap kesempatan. Bentangan tanaman teh menyuguhkan nuansa alam

menyenangkan bagi keluarga atau buat siapa saja yang berkunjung.

Kebun teh seluas sekitar 1.144 hektar. Hamparan lahan berada pada ketinggian antara 950-1.250 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Lahan ditata berupa blok-blok mengikuti keadaan lokasi. Jalan dibangun saling terhubung untuk dapat dilalui pejalan kaki, kendaraan roda dua, dan roda empat hingga roda enam.

Wisata agro wonosari di puncak kebun teh bernama bukit Kuneer. Aneka pilihan tersedia di kebun teh. Rasa bosan pun terhalau ketika mata memandang Gunung Arjuno yang meletus pada 1952 berada di ketinggian 3.339 mdpl (“10 Gunung Tertinggi di Jawa”. www.eigeradventure.com diakses 27/8/2026)

Berdiri pada 1910 oleh Belanda. Lokasi ini sebelumnya ditanami tanaman kina dan kemudian ditanami teh dan memroduksi teh celup. Semuanya dikelola perusahaan kolonial bernama NV. Cultuur

Maatschappij dan merupakan kebun teh pertama di Jawa Timur.

Pada 1957 menjadi bagian dari PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) XII. Kini PT Perkebunan Nusantara XII juga dikenal dengan nama PTPN XII adalah Perseroan Terbatas dengan komposisi kepemilikan saham meliputi Pemerintah Republik Indonesia sebesar 10% dan PT Perkebunan Nusantara III (Persero) sebesar 90%. Luas lahan sekitar 528 ha dengan jenis tanaman teh Sinensis dan teh Assamica. (https://ptpn1reg5.com, diakses 26/8/2026).

Wonosari dalam bahasa Jawa terbentuk dari kata wono atau wana berarti hutan dan kata sari

bermakna inti, pusat, putik bunga nan indah. Wonosari mempunyai arti hutan yang indah dan berdaya pikat tersendiri. (https://wonosari-kalikajar.desa.id, diakses 27/8/2026).

Berjarak sekitar 28 km dari kota Malang dan 6 km dari kota Lawang atau 8 km dari pintu keluar Tol Lawang, 83,6 km dari Surabaya. (https://www.idntimes.com, diakses 28/8/2026). Alamat wisata

berlokasi di Bodean RT/RW 04/07, Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Ditanami jenis teh Sinensis dan teh Assamica (https://www.detik.com, diakses 28/8/2026)

Disini hati terasa betah. Pikiran sumpek sempit terhalau di hadapan kebun teh. Telinga mendengar decak kagum. Mulut berbicara tema-tema serba indah. Segalanya dibentuk para pemikir di masa silam agar teh dijadikan salah satu minuman bagi segenap suku bangsa manusia di dunia. Dan tentang teh pernah dikemukakan:

“Secangkir teh adalah sebuah alasan untuk berbagi pemikiran hebat dengan orang-orang berpemikiran hebat”- Christina Re, desainer dan pengusaha asal Australia. Randu Agung, Selasa, 25 Agustus 2026. (*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share

× Advertisement
× Advertisement